<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener("load", function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <iframe src="http://www.blogger.com/navbar.g?targetBlogID=5358061516230225440&amp;blogName=::PudelTopia::&amp;publishMode=PUBLISH_MODE_BLOGSPOT&amp;navbarType=SILVER&amp;layoutType=CLASSIC&amp;searchRoot=http://sipudel.blogspot.com/search&amp;blogLocale=in&amp;homepageUrl=http://sipudel.blogspot.com/&amp;vt=8520863835681709997" marginwidth="0" marginheight="0" scrolling="no" frameborder="0" height="30px" width="100%" id="navbar-iframe" allowtransparency="true" title="Blogger Navigation and Search"></iframe> <div></div>
.Minggu, April 11, 2010'
My thoughts before the day ends...

“Aku ingin kita break,” kata-kata tersebut dengan dingin terucap dari mulut lelaki di hadapanku dengan ekspresi yang datar. Amat sangat datar hingga aku hampir tak bisa mengenalinya. Laki-laki di hadapanku ini bukan seseorang yang kukenal—aku rasa begitu. Dia bukan orang bijaksana yang pernah menasehatiku di saat diriku jatuh, bukan orang yang kuat dan selalu berpikiran terbuka serta future-oriented yan seperti selama ini aku kenal. Laki-laki di hadapanku ini tak lebih dari sekedar pengecut yang tidak berani menyelesaikan masalah alih-alih menghindarinya. Tatapan matanya yang tajam seakan tak bermakna apa-apa lagi bagiku. Dia tak bermakna apa-apa lagi bagiku. Keegoisan, kebencian dan kemarahan menguasai kami berdua. Kita terlalu sama, sama-sama keras kepala, sama-sama dipermainkan oleh ego dan sama-sama tak mau mengalah. Kami tahu, semenjak saat itu kami tak akan bisa bersama lagi. Tak akan pernah.

“Nggak bisa ya kamu mikir lagi seberapa dalam cinta aku sama kamu?” ucap laki-laki di hadapanku dengan tatapan memohon, mengiba untuk diberi kesempatan ketika aku dengan sikap yang kaku dan hati yang beku memantapkan hati untuk tak bersamanya lagi. Kita tidak akan pernah cocok, aku yang keras kepala dan kamu yang terlalu lembek dalam menghadapi sikapku. Selalu aku yang disalahkan, sementara kamu benar—orang lain melihat seperti itu. Kau selalu menjadi terlalu baik untukku sehingga membuatku merasa jijik dengan segala sikapmu yang terlalu baik itu. Aku merasa seperti Ratu jahat dalam dongeng Putri Tidur sedangkan kamu adalah pelayanku yang bisa seenaknya kujajah. Dan aku tak memiliki hati untuk menyakitimu lebih dari itu. Kamu juga tak akan tahan dengan sikapku yang seperti itu. Kita berbeda, kita tidak bisa bersama. Camkan itu.

“Hubungan kita memang salah, kalau itu maumu sepertinya memang lebih baik kita menjadi sahabat,” ucap suara lelaki di seberang sana. Hanya lewat alat komunikasi ciptaan manusia di abad 20 yang dinamakan handphone kami berdua bercakap-cakap. Tidak ada yang salah dengak kami berdua, kami klop, selalu satu selera namun saling melengkapi. Tak ada yang salah, sama sekali tidak ada yang salah dari kami berdua. Sampai di suatu titik ketika kami sadar bahwa yang salah adalah hubungan kami berdua. Dimana ada sesuatu yang dinamakan ‘take and give’ yang tidak bisa kami lakukan bersama. Tidak ada getaran atau sengatan listrik ketika kami berdua bersama, tidak ada sama sekali. Disana kami yakin kami melakukan kesalahan. Dan akhirnya kami sadar. Kami berdua adalah sahabat, cukup sampai disitu saja hubungan kami sebagai dua makhluk berbeda yang diciptakan Tuhan ini. Cukup sahabat.

“Terserahlah apa katamu, menurutku begini yang benar,” dan aku hanya terdiam mendengan semua perkataanmu. Agar kamu senang meski aku tahu semua perkataanmu tak lebih dari omong kosong sampah yang dibumbui ego serta sifat keras kepalamu membuatnya semakin terdengar superior di telingaku. Semakin aku melihat kamu lebih dalam, semakin aku mengenal dirimu. Dulu aku rela memberikan apa saja untuk mengobati semua luka hatimu. Sekarang aku tahu itu sia-sia, kau tak bisa diubah. Keras bagaikan karang, tangguh bagaikan samudra. Bahkan hal terbodohpun bisa kau pertahankan sedemikian rupa hingga semua orang mengatakannya itu sebuah hal yang pintar, bukan bodoh. Anggapanku terhadapmu berubah seketika, kau hanya seorang anak kecil yang terperangkap dalam tubuh dewasa, tak mau mengalah, tak ingin dikalahkan. Kau hanya merupakan tempatku bercerita saja, tak lebih dari itu, juga tak kurang dari itu. Cukup hanya sampai disitu.

Semuanya berputar dalam otakku, membuatku pusing, membuatku lelah. Peristiwa demi peristiwa yang pernah kulalui selalu berakhir dengan pelajaran hidup tersendiri bagiku. Kebodohan menjadi cambuk untuk tidak melakukan hal-hal bodoh lainnya, kecerdasan menjadi cambuk untuk berjalan lebih jauh lagi. Di luar mungkin aku terlihat bagai halilintar yang kuat dan menggebu-gebu, menyerang dan penuh energi. Siapa sangka di sudut terdalamnya memiliki sebuah rasa takut. Rasa takut untuk bisa merasakannya lagi. Rasa takut untuk tak bisa merasakannya lagi. Rasa takut untuk membuka hatinya, rasa takut hatinya akan tertutup lagi oleh rasa kecewa dan sakit. Siapa yang tahu?

Label:








~Site Mistress

AVEZIA GABRIELLA ARIANE LAUPA

Gabby || Beb || Gab || Genevieve || Gen || Gegen || Jibai || Bon || BonBon || Zee || Zeezee || Dek || Mbak || Neng || Beib || Say || Hun || Whatever u call me lah..

♥ a curious girl who try to save recognize the world ♥

♥I'm selfish, impatient and a little insecure. I make mistakes, I am out of control and at times hard to handle. But if you can't handle me at my worst, then you sure as hell don't deserve me at my best -Marilyn Monroe-♥


~Loves
♥ Books. Internet. Laptop. Jazz. Music. Beautiful Nails. Hello Kitty. Politics. Superstition. Drama. Books. Daydreaming. Writing. Singing. Flat-shoes. Paris. London. Rome. Family. Friends. Boyfriend ♥

~I hate...
Papaya. Rude and annoying people. Jealousy. Lie. Bad score at exam.

~Wish List

  • iPod touch
  • GPA 4.00
  • fine silk black hair >_<
  • being kissed under the eiffel tower :P


  • ~Taggies


    Gabby Laupa's Profile
    Gabby Laupa's Facebook profile
    Create Your Badge
    or say a word or two at my ♥Friendster
    or ♥Myspace


    ~Escapes

    School
    ♥SMA 1 Jember
    ♥Univ. Katolik Parahyangan
    Real World
    ♥Nurlaili Tria Kusuma
    ♥Indra Wahyu Baskara
    ♥Haryo Bismantara
    ♥Reza Syam Pratama
    ♥Ryan Iga Septiawan
    ♥Desi Bestiana
    ♥Adiarta Sukma Yuninda
    ♥Dimas Bayu Permana
    Net World
    ♥Reina
    ♥Dhea
    ♥Deedee
    ♥Ara
    ♥Rizzy
    ♥Verdo
    ♥Lia
    ♥Eli
    ♥Mimbs
    ♥Rhea
    ♥Natsumi
    ♥Embah Hulk
    ♥Tante Momon
    ♥Tante Momon-Multiply
    ♥Chibi
    ♥Cherin
    ♥Nafissa
    ♥Bayu
    ♥Gabriella "Ash" Marcella
    ♥Rara Johnson
    ♥Dingdut-Hapel
    ♥Diah Narsis-Hapel
    ♥Kim~Kitahara
    ♥Kid
    ♥Beje-Geje
    ♥Linn
    ♥Kak Ardi-HI UNPAD
    ♥Chibul
    ♥Dindooth
    ♥Kim
    I would love to..
    ♥Harry Potter Indonesia
    ♥Behind The Magic RPG Forum
    ♥Behind The Magic Blog
    ♥FanFiction.net
    ♥Gryffindor Common Room
    ♥FI
    ♥indo twilight
    ♥urban outfitters
    ♥who what wear
    ♥sink into your eyes
    ♥OST Download


    ~My Memories
    Oktober 2007
    Maret 2008
    April 2008
    Mei 2008
    Juni 2008
    Juli 2008
    Agustus 2008
    September 2008
    Oktober 2008
    November 2008
    Desember 2008
    Januari 2009
    Februari 2009
    Maret 2009
    April 2009
    Mei 2009
    Juni 2009
    Juli 2009
    Agustus 2009
    September 2009
    Oktober 2009
    November 2009
    Desember 2009
    Januari 2010
    Februari 2010
    Maret 2010
    April 2010
    Mei 2010
    Juni 2010
    Juli 2010
    Agustus 2010


    ~Thanks

    Pls DO NOT REMOVE THE CREDITS
    LEAVE IT ALONE :)
    Basecodes: Jasmine Designer: Cupcakez
    Image Host: Photobucket